You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot : Pemahaman Nilai Kebangsaan Penting Untuk Warga Jakarta
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Warga Tingkatkan Sikap Toleransi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan, sikap toleransi dan saling menghargai harus lebih ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Jakarta yang warganya berasal dari berbagai suku, agama dan golongan berbeda.

Semua masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik kok

Dikatakan Djarot, dengan sikap toleransi dan saling menghargai maka gesekan antar warga bisa dihindari, sehingga bisa tercipta situasi kondusif di Jakarta.  

Djarot: Narkoba dan Tawuran Bagian dari Terorisme

"Hentikan saling menyalahkan, saling hujat, saling menyakiti satu sama lain, itu tidak bagus bagi kemajuan Jakarta," ujar Djarot, usai menghadiri Pembukaan Kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Kalangan Multikultural Tahun 2015, di Kantor Lemhanas, Jakarta, Selasa (6/10).

Djarot mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Lemhanas ini karena bisa menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa,

Ditambahkan Djarot, konflik yang terjadi di masyarakat sebenarnya dapat diselesaikan dengan komunikasi tanpa kekerasan.  

"Semua masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik kok," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3774 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1910 personAnita Karyati